Tuesday, March 29, 2016

Akuntansi Internasional - BAB I

Kelompok Amerika :
Agisthia Rahayu
Citra Chandramita
Dian Surtiningsih
Eva Dwi Andini
Fira Sasmita

4EB04


BAB I
PENDAHULUAN



Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Akuntansi internasional melaporkan perusahaan multinasional (multinational company-MNC) dengan operasi dan transaksi yang melintasi batas-batas negara, atau suatu perusahaan dengan kewajiban pelaporan kepada para pengguna yang berlokasi di negara selain negara selain perusahaan pelaporan.

SUDUT PANDANG SEJARAH
Sejarah akuntansi merupakan sejarah internasional. Sebagai permulaan, sistem pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping), yang umumnya dianggap sebagai awal penciptaan akuntansi yaitu berawal dari negara-negara kota di Italia pada abad ke-14 dan 15.
Seiring dengan kekuatan ekonomi Amerika Serikat yang tumbuh selama paruh pertama abad ke-20, kerumitan masalah-masalah akuntansi muncul secara bersamaan pula. Berkebalikan dengan sifat warisan akuntansi yang internasional tersebut adalah bahwa di banyak negara, akuntansi tetap merpakan masalah nasional, dengan standar dan praktik nasional yang melekat sangat erat dengan hukum nasional dan aturan professional. Hanya terdapat sedikit pemahaman atas ketentuan yang sejenis dengan negara lain. Namun demikian, akuntansi melayani manusia dan organisasi yang lingkup keputusannya semakin internasional.

SUDUT PANDANG KONTEMPORER 
Sekarang ini terdapat sejumlah faktor tambahan yang turut menambah pentingnya mempelajari akuntansi internasional. faktor-faktor ini tumbuh dari pengurangan yang signifikan dan terus-menerus hambatan perdagangan dan pengendalian modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi.
Pengendlian nasional terhadap arus modal, valuta asing, investasi asing langsung, dan transaksi terkait telah diliberalisasikan secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mengurangi hambatan-hambatan terhadap bisnis internasional. Kemajuan dalam teknologi informasi juga menyebabkan perubahan radikal dalam ekonomi produksi dan distribusi.

PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL
Bisnis internasional secara tradisional terkait dengan perdagangan luar negeri. Saat ini, bisnis internasional semakin berhubungan dengan investasi asing langsung, yang meliputi pendirian system manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya, usaha patungan atau aliansi strategis.
Operasi yang dilaksanakan di luar negeri membuat manajer keuangan dan akuntan menghadapi resiko berupa semua jenis masalah yang tidak mereka hadapi ketika operasi perusahaan dilaksanakan di dalam wilayah suatu negara. Manajer keuangan dan akuntan juga harus memahami pengaruh kompleksitas lingkungan pengukuran akuntansi suatu perusahaan multinasional (multinational enterprise–MNE).

KOMPETISI GLOBAL
Faktor lain yang turut menyumbangkan semakin pentingnya akuntansi internasional adalah fenomena kompetisi global. Terdapat standar penentuan acuan (benchmarking), yaitu standar perbandingan yang digunakan ini melampaui batas-batas nasional. Para pembaca laporan keuangan yang tidak menyadari perbedaan pengukuran nasional dan perhitungan penyesuaian yang diperlukan dengan jelasnya berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.

FENOMENA MERGER DAN AKUISISI LINTAS BATAS NEGARA (DI AMERIKA)
Nilai transaksi merger dan akuisisi di seluruh dunia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di tahun ini. Nilai transaksi merger dan akuisisi melesat usai kesepakatan merger dan akuisisi dua perusahaan farmasi, Pfizer dan Allergan.
Berdasarkan catatan Thomson Reuters, sepanjang tahun ini, nilai merger dan akuisisi telah mencapai US$ 4,2 triliun. Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya yakni pada tahun 2007. Saat itu, nilai transaksi merger dan akuisisi sebesar US$ 4,1 triliun. Lonjakan transaksi merger dan akuisisi di tahun ini terjadi karena banyak perusahaan memiliki kas gendut. Perusahaan dengan kas jumbo terpicu lebih giat mencari peluang.
Transaksi antara Pfizer dan Allergan menjadi contributor besar dalam merger dan akuisisi di tahun ini. Senin (23/11/2015), produsen Viagra, Pfizer, sepakat membeli produsen Botox, Allergan. Nilai kesepakatan tersebut mencapai US$ 160 miliar. Kesepakatan terbaru tersebut meningkatkan nilai merger dan akuisisi perusahaan kesehatan global menjadi US$ 649,4 miliar. Angka ini juga mencetak rekor sepanjang sejarah di bisnis kesehatan dan farmasi.
Bahkan aksi yang dilakukan antara Pfizer dan Allergan termasuk dalam akuisisi terbesar keempat terbesar dalam 15 tahun terakhir. Sebelumnya, Pfizer telah membeli saham Warner Lambert, Pharmacia dan Wyeth dengan nilai yang juga fantastis. Transaksi merger dan akuisisi banyak dilakukan perusahaan farmasi, karena mereka ingin mengalihkan markas ke wilayah yang memungut pajak lebih rendah. Efisiensi pajak nantinya digunakan untuk meningkatkan bidang riset dan pengembangan. Itu pula yang membuat Pfizer mengambil alih Allergan. Jika transaksi tersebut selesai, Pfizer akan memindahkan kantor pusatnya dari Amerika Serikat ke Irlandia sehingga bisa memotong biaya perusahaan. Merger Pfizer dan Allergan ditargetkan kelar tahun depan.
Perusahaan hasil merger diperkirakan menghasilkan pendapatan hingga US$ 64 miliar. Pada tahun 2017, Pfizer akan menjual produk yang bermargin rendah. Selain di bidang farmasi, peningkatan nilai transaksi juga karena merger AB InBev, produsen bir terbesar dunia dengan SAB Miller, senilai US$ 106 miliar.

INTERNASIONALISASI PASAR MODAL AMERIKA
Ekonomi AS dan pasar sahamnya mengalami pertumbuhan tanpa henti selama tahun 1990 hingga tahun 2000, baik New York Stock Exchange (NYSE) maupun Nasdaq mendominasi bursa efek lain diseluruh dunia dalam hal kapitalisasi pasar, nilai perdagangan saham domestik, nilai perdagangan saham asing, modal yang diperoleh perusahaan yang baru terdaftar, jumlah perusahaan domestik yang mencatatkan saham dan jumlah perusahaan asing yang mencatatkan sahamnya.

EKONOMI AMERIKA
Ekonomi AS saat ini sedang mengalami kesulitan akibat krisis keuangan 2007-2008. Pada Februari 2013, tingkat pengangguran mencapai 7,7% atau 12,0 juta orang, sementara tingkat pengangguran U-6 yang juga meliputi kekurangan pekerjaan mencapai 14,3% atau 22,2 juta. Dengan tingginya tingkat pengangguran, berkurangnya pendapatan rumah tangga, dan pemotongan anggaran federal, ekonomi AS masih berusaha pulih dari pengangguran. Kemiskinan ekstrem, yaitu rumah tangga dengan pendapatan kurang dari $2 per hari, bertambah dua kali lipat dari angka pada tahun 1996 menjadi 1,5 juta rumah tangga pada tahun 2011, termasuk 2,8 juta anak. Pada tahun 2013, kemiskinan anak-anak mencapai rekor tertinggi, dengan 16,7 juta anak-anak hidup dalam rumah tangga yang makanannya tidak pasti, sekitar 35% lebih tinggi dari angka pada tahun 2007.
Terdapat sekitar 643.000 tuna wisma pada Januari 2009, dan dua per tiga di antaranya tinggal di tempat perlindungan darurat atau program perumahan transisional, sementara sisanya tinggal di jalan, bangunan yang ditinggalkan, atau tempat lain yang tidak layak. Pada tahun 2008, AS menghabiskan lebih banyak anggarannya untuk kesehatan dari negara lain di dunia, yaitu sekitar 15,2% dari PDB. Akan tetapi, pada tahun 2013, harapan hidup AS lebih rendah daripada 17 negara berpendapatan tinggi lainnya. Pada tahun 2010, 49,9 juta orang atau 16,3% dari jumlah penduduk AS tidak memiliki asuransi kesehatan yang mengakibatkan kematian 48.000 orang per tahunnya. Sementara itu, pada tahun 2007, 62,1% pengaju kebangkrutan menyalahkan biaya medis. Sekitar 25% penduduk lansia menyatakan kebangkrutannya karena biaya medis, dan 43% terpaksa menghipotekkan atau menjual kediaman mereka.
Jumlah utang AS tercatat sebesar $50,2 triliun pada akhir kuartal pertama tahun 2010, atau sekitar 3,5 kali PDB. Pada Oktober 2012, proporsi utang public AS 1,0043 kali lebih besar dari PDB. Aset keuangan domestic berjumlah $131 triliun dan liabilitas keuangan domestic berjumlah $106 triliun.

PENCATATAN DAN PENERBITAN SAHAM ANTAR LINTAS NEGARA (DI AMERIKA)
Bursa Efek New York (sering disebut NYSE) adalah salah satu bursa saham terbesar di dunia. Sekitar 2.308 perusahaan mencatatkan sahamnya di NYSE. Harga saham-saham di NYSE mencapai AS$14,242 triliun dalam kapitalisasi pasar global. Hingga Desember 2011, seluruh dari 30 perusahaan di Dow Jones Industrial Average dan seluruh dari 500 perusahaan di S&P 500 dicatat juga di NYSE, kecuali Intel dan Microsoft.
Dalam suatu kebijakan strategisnya, bursa efek New York baru – baru ini mengakuisisi Euronext yang merupakan gabungan bursa efek hasil merger antara bursa Amsterdam, Brussels, Lisbon dan Paris. Kebijakan ini menghasilkan terciptanya bursa efek transatlantic (lintas atlantik) yang pertama di dunia. Beberapa pengamat memperkirakan bahwa dalam kurun waktu yang cukup singkat, pasar keuangan dan perdagangan akan didominasi oleh dua atau tiga bursa efek dunia yang beroperasi lintas benua (Alistair McDonald, 2007). Hal ini akan secara signifkan meningkatkan keterbukaan perusahaan–perusahaan internasional bagi para investor internasional. 
Dalam Penggunaan web-nya bursa saham ini memiliki informasi yang cukup jelas untuk disajikan kepada para trader atau buyer, informasinya dapat dilihat di situs resminya yaitu http://www.nyse.com


http://nayli0232.blogspot.co.id/2012/01/resume-bab-i-bab-ii-akuntansi.html

No comments:

Post a Comment

isi yaaa ^^