lndonesia
merupakan bagian dari ekonomi dunia.Dampak Integrasi ekonomi itu makin terasa dalam
kehidupan kita sehari-hari.
Posisi Kemajuan ekonomi Indonesia
menurut Bank Dunia diantaranya sebagai berikut:
1. Pendapatan
per Kapita Indonesia kira-kira setengah dari Thailand, sepersebelas dari Amerika
Serikat dan 12% lebih rendah dari negara berpenghasilan rendah dan menengah.
2. Kemajuan
lndustrialisasi lebih baik dari negara berpenghasilan rendah dan menengah tetapi
masih tertinggal dengan Thailand.
3. Tingkat
konsumsi listrik dengan penggunanaan teknologi belum baik
Dari pernyataan Bank Dunia tersebut sebenarya
kita harus mengejar ketertinggalan, apalagi setelah krisis 1997 telah menghapus
cita-cita yang telah tercapai. Untuk memperbaiki perekonomian agar retap terlibat
dalam percaturan ekonomi Internasional. lndonesia periu memiliki peran lebih
sebagai pemain produksi, perdagangan dan lalu lintas keuangan dunia.
A. PROSES GLOBALISASI
Proses globalisasi rnerupakan proses menyatunya
bagian-bagian perekonomian dunia merjadi sebuai jarirgan Dalarn ekonomi global,
kepentingan sebuah negara dibuat sejalan dengan kepentingan dunia. Masyarakar
Internasional harus saling menjaga agar tidak tercapai krisis, sehingga akan
tumbuh kerjasama yang jujur dan inovatif.
Indonesia sebagai negara yang belum
dapar berperan besar dalam ekonomi global harus mempunyai strategi yang jelas
dan konsisten serta mampu bernegosiasi menggalang sebuah pertemanan dengan
negara-negara Barat. Globalisasi bukan hal yang baru bagi negara yang berhasil memanfaatkan
proses penyebaran tersebut, baik melalui perdagangan pengalihan teknologi maupun
tenaga kerja.
Indonesia harus mernpersiapkan institusi-institusi
ekonomi sebagai agenda dan strategi pendukung mekanisme pasar yaitu sebagai berikut:
1. Mata uang harus stabil.
Perencanaan
usaha yang sulit, munculnya para spekulan dengan kegiatan produksi yang menurun
adalah akibat dari gejolak nilai mata uang. Bank sentral harus dapat menstabilkan
harga sebagai sasaran kebijakan moneternya.
2. Lembaga Keuangan yang
handal.
Dapat
diketahui bila lembaga keuangan sudah tidak mampu lagi memobilisasi dana serta tidak
dapat rnenyalurkan ke sektor-sektor produktif maka sistem ekonomi pasar tidak dapat
berjalan baik. Oleh karena itu Bank, Lembaga Keuangan non Bank dan pasar modal harus sehat.
3. Pasar Kompetitif.
Pelaku
ekonomi nasional harus mampu bersaing secara lnternasional. Perlu dicatat
sebelumnya bahwa kebijakan dan peraturan pemerintah malah lebih banyak menghambat
persaingan sehat, karena mungkin dimaksudkan untuk tujuan lain tetapi berdampak
negatif terhadap proses persaingan sehat.
4. Birokrasi berfungsi
baik
Aparat birokrasi yang tidak berfungsi
baik akan mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat sehari-hari. Boleh saja kita mengadakan
Reformasi aparatur pemerintah baik pusat maupun daerah, supaya praktek-praktek
pengelolaan disektor publik dapat diperbaiki.
Dari uraian diatas butuh kekuatan
pemerintah untuk bekerja lebih giat dalam menjaga ke-4 Agenda bidang Ekonomi tersebut.
B.
DIPLOMASI
MENUJU GI.OBALISASI
Pentingnya kemampuan diplomasi akan
merubah sikap pasif yarg dapat menghilangkan peluang serta keterpaksaan menerima
kepurusan yang tidak sesuai dengan kepentingan kita.
Pemerintah Indonesia harus meningkatkan
diplomasi dibidang ekonomi, baik diplomasi keuangan, diplomasi perdagangan maupun
diplomasi bantuan luar negri. Banyak forum-forum kerjasama yang mesti dimanfaatkan
oleh Indonesia untuk rnenggalang komitmen dan posisi bersama contohnya saja
ASEAN. ASEAN telah merumuskan posisi bersama yang menampung dengan baik perspektif
negara berkembang.
Bahkan ada usulan penyatuan mata uang di
forum ASEAN+3 (ASEAN + Cina, Jepang, Korsel ) dengan sasaran menbentuk dana
bersama ASEAN MONETARY FUND guna membantu anggota yang menghadapi krisis. Demikian
juga kerjasama dibidang keuangan dan perbank-kan, Indonesia sudah berpartisipasi
dalam forun BIS (Bank of International Settlements ) yang berperan sebagai
perumus standar perbankkan Intemasional
Dari uraian diatas berarti sistem
ekonorni global dapat dipetakan menjadi pilar yaitu IMF untuk bidang moneter,
Bank Dunia unruk lnvestor, WTO untuk perdagangan dan PBB untuk bidang sosial.
Diplomasi Indonesia harus dapat memetik
secara maksimal agenda Internasional yang berwawasan global tersebut, karena dengan
globalisasi proses merambatnya suatu sistem sangat cepat dan kuat. Contohnya krisis
keuangan dari manapun asalnya akan menjadi krisis dunia dalam sekejap.
C.
KESIMPULAN
Pertama,
Globalisasi bukan hal yang baru karena merupakan bagian dari sejarah kemajuan ekonomi
dari negara maju ke negara-negara yang siap menerima manfaat dimasa depan
tergantung masyarakat tersebut dapat mengelola dan mengarahkannya. Sistem yang
dilahirkan oleh proses globalisasi adalah sistem ekonomi pasar nasional ke
tingkat Internasional.
Kedua,
Manfaat globalisasi membuka pergaulan antar bangsa. baik berupa perdagangan, teknologi,
perpindahan penduduk dan tenaga kerja, tetapi ada perangkat yang harus
dipersiapkan karena globalisasi juga mempunyai resiko, yaitu mampu atau tidak siapnya
negara yang bersangkutan.
Oleh karenanya negara harus membangun
institusi pendukung sistem ekonomi pasar, agar dalam forun lnternasional kita dapat
memainkan peranan khususnya menggalang kerjasama dengan negara yang mempunyai
kepentingan sama.
Ketiga,
Perangkat kelembagaan dan kebijakan harus dibangun untuk mendukung pilar sistem
ekonomi pasar yaitu lembaga keuangan yang handal, birokrasi yang bertungsi baik,
mata uang stabil dan pasar yang mampu berkompetisi.
No comments:
Post a Comment
isi yaaa ^^